ATOM
Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif, dan neutron yang bermuatan netral .Istilah atom berasal dari Bahasa yunani (Atomos), yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi
Struktur Atom
Atom terdiri dari proton, neutron dan elektron. Proton dan neutron berada di dalam inti atom. Sedangkan elektron terus berputar mengelilingi inti atom karena muatan listriknya. semua elektron bermuatan negatif (-) dan semua proton bermuatan positif (+) . sementara itu neutron bermuatan netral. Elektron yang bermuatan negatif (-) ditarik oleh proton yang bermuatan positif (+) pada inti atom
Perkembangan Teori Atom
Pengembangan konsep atom-atom secara ilmiah dimulai oleh John Dalton (1805), kemudian dilakukan oleh Thomson (1897), Rutherford (1911), dan disempurnakan oleh Bohr (1914)
1. Model Atom Dalthon
- Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi-bagi.
- Atom digambarkan sebagai bola pegal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
- Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atas atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.
- Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan
2. Model Atom Thomson
Teori Atom Thomson adalah salah satu teori yang mencoba mendeskripsikan bentuk atom yaitu seperti bentuk roti kismis. Diibaratkan sebagai roti kismis karena saat itu Thomson beranggapan bahwa atom bermuatan positif dengan adanya elektron bermuatan negatif di sekelilingnya.
Kelebihan Teori Thomson:
Teori
Thomson mempunyai kelebihan yakni dapat mampu membuktikan adanya
partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti atom bukan
merupakan bagian yang terkecil dari suatu unsur namun teori ini tidak
dapat menjelaskan bahwa susunan muatan positif dan juga negatif dalam
bola atom tersebut.
Kelemahan Teori Thomson:
Tidak dapat menentukan gerakan elektron dalam atom
Tidak dapat menentukan massa elektron
Tidak dapat menentukan massa elektron
3. Model Atom Rutherford
- Sebagian besar dari atom merupakan permukaan kosong atau hampa.
- Atom memiliki inti atom bermuatan positif yang merupakan pusat massa atom.
- Elektron bergerak mengelilingi inti dengan kecepatan yang sangat tinggi.
- Sebagian besar partikel α (alpha) lewat tanpa mengalami pembelokkan/hambatan. Sebagian kecil dibelokkan, dan sedikit sekali yang dipantulkan.
- Awan elektron tidak mempengaruhi penyebaran partikel α (alfa).
Kelebihan Model Atom Rutherford
- Mudah dipahami untuk menjelaskan struktur atom yang rumit
- Dapat menjelaskan bentuk lintasan elektron yang mengelilingi inti atom
- Dapat menggambarkan gerak elektron disekitar inti
Kelemahan Model Atom Rutherford
- Menurut hukum fisika klasik, elektron yang bergerak mengelilingi inti memancarkan energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Akibatnya, lama-kelamaan elektron itu akan kehabisan energi dan akhirnya menempel pada inti.
- Model atom rutherford ini belum mampu menjelaskan dimana letak elektron dan cara rotasinya terhadap inti atom.
- Elektron memancarkan energi ketika bergerak, sehingga energi atom menjadi tidak stabil.
- Tidak dapat menjelaskan spektrum garis pada atom hidrogen (H).
4. Model Atom Bohr
Model Bhor adalah model atom yang diperkenalkan oleh Niels Bhor pada 1913. Model ini menggambarkan atom sebagai sebuah inti kecil bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang bergerak dalam orbit sirkuler mengelilingi inti
Kelebihan Teori Atom Bohr
Atom terdiri dari beberapa kulit/subkulit untuk tempat berpindahnya electron dan atom membentuk suatu orbit dimana inti atom merupakan positif dan disekelilingnya terdapat elektron.
Kelemahan Teori atom Bohr
- Hanya mampu menjelaskan spektrum atom hidrogen tetapi tidak mampu menjelaskan spectrum atom yang lebih kompleks (dengan jumlah elektron yang lebih banyak).
- Orbit/kulit elektron mengelilingi inti atom bukan berbentuk lingkaran melainkan berbentuk elips.
- Bohr menganggap elektron hanya sebagai partikel bukan sebagai partikel dan gelombang, sehingga kedudukan elektron dalam atom merupakan kebolehjadian.
Bermanfaat. Ditunggu postingan selanjutnya
BalasHapussangat bermanfaat. semangat terus kak
BalasHapusKeren kakak sangat rapi
BalasHapusMantap, lanjutkan kak
BalasHapuscakep sudah benar itu, tingkatkan lagi , saya suka Kimia😍
BalasHapussangat bermanfaat ihiy
BalasHapusMantaappp... warbiyasaah...
BalasHapusSangat bermanfaat. Semoga kedepannya makin banyak artikel bermanfaat ya kakk
BalasHapusMembantu banget
BalasHapusSgt bermanfaat terimakasih
BalasHapusNice👍👍
BalasHapusSngat bermanfaat kk
BalasHapusThanks kak, ditunggu ya postingan selanjutnyaa
BalasHapusterimaka kasihh kak next pembahasannya doong
BalasHapusbaguss 👍👍
BalasHapusBagus bgtt
BalasHapusBagus kak 👍👍👍
BalasHapusok mantap tu pembahasan
BalasHapusSangat bermanfaat syeekali 👍
BalasHapusAlhamdulillah sangat bermanfaat
BalasHapuslengkap jugaa yaa baguss bagus materi nya👍👍
BalasHapusKereenn
BalasHapusMantap... pembahasan nya menarik....Lanjutkan
BalasHapusWah... Bagus dan rapi bgt 👍
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusSangat bermanfaat,bagus, keren
BalasHapusMantap pisan iyeu blog nya👍
BalasHapusKeren ngebantu banget blog nya
BalasHapusKerenn kak...
BalasHapusMakasih kak ditunggu postingan selanjutnya ya!
BalasHapusBanguss bngttt ini
BalasHapus👍👍
BalasHapusBagus ...😄
BalasHapusBlognya bagus dan rapi😊
BalasHapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusSngat bermanfaat👍
BalasHapusNice dia,sangat membantu.......
BalasHapus